Wednesday, July 15, 2009

Sikep-madu Asia


Nama Latin: Pernis ptilorhynchus (Temminck, 1821)
Nama Inggris: Crested Honey Buzzard

Deskripsi:
Berukuran sedang (50 cm), berwarna hitam dengan jambul kecil. Warna sangat bervariasi dalam bentuk terang, normal, dan gelap dari dua ras yang berbeda yang masing-masing meniru jenis elang berbeda dalam pola warna bulu. Terdapat garis-garis yang tidak teratur pada ekor. Semua bentuk mempunyai tnggorokan berbercak pucat kontras, dibatasi oleh garis tebal hitam,sering dengan garis hitam mesial. Ciri khas ketika terbagn: kepala relatif kecil, leher agak panjang menyempit, ekor berpola.

Iris jingga, paruh abu-abu, kaki kuning, bulu berbentuk sisik (terlihat jelas pada jarak dekat).

Suara:
Keras, tingkatan nada meninggi seperti bunyi lonceng dengan empat tingkatan nada “wii-wiy-uho” atau “wiihiy-wiihiy”.

Penyebaran global:
Palearktika timur, India, dan Asia tenggara sampai Sunda Besar.

Penyebaran lokal :
Menetap (ras yang berjambul panjang torquatus dan ptilorhyncus), tersebar jarang di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa barat. Ras Palearktika timur yang berjambul pendek orientalis muncul sebagai pengunjung musim dingin di seluruh Sunda Besar sampai ketinggian 1.200 m.

Kebiasaan:
Sering mengunjungi hutan pegunungan. Ciri sewaktu terbang adalah beberapa kepakan dalam yang diikuti luncuran panjang. Melayang tinggi di udara dengan sayap datar. Mempunyai kebiasaan aneh yaitu merampas sarang tawon dan lebah.

Makanan:
Memakan lebah, tempayak, madu, sampai materi sarang lebah. Juga memakan buah-buahan yang lunak, dan reptilia.

Perkembangbiakan:
Sarang terbuat dari ranting-ranting bercampur daun hijau, diletakkan pada pohon di hutan. Telur 1-2 butir berwarna putih atau kuning tua dengan banyak bercak merah atau coklat.

No comments:

Post a Comment